Siswa MTsN 9 Sleman Ikuti Salat Istisqa dengan Khusyuk, Panjatkan Doa Memohon Hujan

Update Matsama (MTsN 9 Sleman) – Siswa-siswi MTsN 9 Sleman mengikuti pelaksanaan salat istisqa di halaman madrasah pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX bersama guru serta pegawai ini berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kepala MTsN 9 Sleman, Busyroni Majid, bertindak sebagai imam sekaligus khatib yang memimpin jalannya ibadah. Melalui kegiatan ini, para siswa bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah Swt. agar segera diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.

Pelaksanaan salat istisqa memberikan pengalaman spiritual bagi para siswa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Salat sunah yang dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan ini juga mengajarkan pentingnya memperbanyak doa, istigfar, dan memohon ampunan kepada Allah Swt. Para siswa mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan, mulai dari salat hingga khotbah yang disampaikan oleh kepala madrasah. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran agama secara langsung sehingga siswa dapat memahami makna ikhtiar dan pentingnya berserah diri kepada Allah Swt.

Vanessa, salah satu siswa kelas VIIIA MTsN 9 Sleman mengungkapkan kesannya setelah mengikuti salat istisqa bersama seluruh warga madrasah. “Saya merasa senang bisa mengikuti salat istisqa bersama teman-teman dan bapak ibu guru. Kegiatan ini mengajarkan saya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt., memperbanyak doa, dan menyadari bahwa kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan. Semoga Allah Swt. segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Melalui kegiatan salat istisqa, siswa-siswi MTsN 9 Sleman diharapkan semakin memahami keutamaan berdoa bersama dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menanamkan nilai kerendahan hati, kesabaran, dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Swt. Para siswa juga diharapkan mampu menerapkan pesan-pesan keagamaan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Dengan demikian, pelaksanaan salat istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter religius bagi seluruh siswa-siswi. (tn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha