
Update Matsama (MTsN 9 Sleman) – MTsN 9 Sleman menggelar peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10/2026) secara sederhana di Musala Roudhotul Muttaqien. Sejak pukul 07.00 WIB, seluruh guru, pegawai, dan murid telah berkumpul di musala untuk mengikuti kegiatan tersebut. Berbeda dengan peringatan tahun sebelumnya, kali ini MTsN 9 Sleman tidak menyelenggarakan apel di halaman madrasah. Peringatan dikemas melalui tausyiah singkat yang mengajak seluruh warga madrasah memaknai Hari Santri secara lebih mendalam.
Kepala MTsN 9 Sleman, Busyroni Majid, menyampaikan tausyiah tentang pentingnya memahami nilai-nilai perjuangan santri melalui semangat menuntut ilmu dan memperbaiki kualitas diri. Dalam kesempatan tersebut, ia menguraikan enam syarat menuntut ilmu yang termuat dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Syaikh Az-Zarnuji, yang bersumber dari nasihat Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Enam syarat tersebut meliputi kecerdasan, semangat, kesabaran, bekal, bimbingan guru, dan waktu yang panjang. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi para murid untuk bersungguh-sungguh dalam belajar, menghormati guru, serta bersabar dalam menjalani proses menuntut ilmu.
Selain itu, Busyroni Majid juga memaparkan empat kriteria manusia berdasarkan tingkat kesadaran dan pengetahuannya dengan merujuk pada pemikiran Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ ‘Ulumuddin. Paparan tersebut mengajak para murid untuk terus meningkatkan pengetahuan, membangun kesadaran diri, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjadi santri tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar agama, tetapi juga tentang pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Rangkaian peringatan Hari Santri di MTsN 9 Sleman ditutup dengan menyanyikan lagu Hari Santri secara bersama-sama oleh seluruh warga madrasah. Meskipun berlangsung sederhana tanpa apel di halaman, kegiatan ini diharapkan tetap memberikan makna mendalam bagi seluruh peserta. Melalui peringatan tersebut, MTsN 9 Sleman terus berupaya menanamkan semangat menuntut ilmu, memperkuat karakter religius, serta menumbuhkan kesadaran bahwa nilai-nilai kesantrian dapat diwujudkan melalui perilaku positif di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan selesai tepat pukul 08.30 WIB dan dilanjutkan pelajaran seperti biasa di kelas masing-masing. (tn)
