
Update Matsama (MTsN 9 Sleman)- Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, menyampaikan sambutan penuh rasa syukur dan kebanggaan dalam kegiatan Turun ke Bawah (Turba) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang diselenggarakan di MTsN 9 Sleman pada Rabu (17/6/2026). Dalam sambutannya, Siti Juwariyah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 9 Sleman sebagai tuan rumah kegiatan.
Menurut Siti Juwariyah, kesempatan menjadi lokasi penyelenggaraan Turba DWP merupakan sebuah kehormatan yang sangat berarti bagi keluarga besar MTsN 9 Sleman. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 9 Sleman sebagai tuan rumah kegiatan Turba Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Kami merasa tersanjung dan memiliki kebanggaan tersendiri karena madrasah kami dipercaya untuk menjadi tempat berlangsungnya kegiatan yang sangat penting ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Siti Juwariyah juga memperkenalkan berbagai program unggulan dan prestasi yang telah diraih MTsN 9 Sleman. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Tahfidz Berdampak, yang tidak hanya berfokus pada pencapaian hafalan Al-Qur’an siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dan pengamalan Al-Qur’an siswa dalam kehidupan sehari-hari dengan mengajar TPA di masjid lingkungan sekitar.
Selain itu, ia juga memaparkan keberhasilan program Adiwiyata Berdampak yang menjadi salah satu ciri khas MTsN 9 Sleman sebagai madrasah peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui program tersebut, madrasah terus mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi warga madrasah maupun masyarakat sekitar.
Salah satu inovasi yang disampaikan adalah pemanfaatan limbah sayur dan buah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Melalui pengelolaan sampah organik dari sisa sayur dan buah program MBG, kami berupaya mengubah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Lindi yang dihasilkan digunakan sebagai pupuk untuk tanaman dan menjadi bagian dari implementasi program ketahanan pangan di madrasah,” jelas Siti Juwariyah.
Menurut Siti Juwariyah, program tersebut tidak hanya mendukung kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memahami pentingnya pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan membiasakan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Para peserta Turba tampak antusias menyimak pemaparan berbagai program unggulan MTsN 9 Sleman. Program Tahfidz Berdampak dan Adiwiyata Berdampak dinilai selaras dengan berbagai program Kementerian Agama yang mendorong penguatan karakter, kepedulian lingkungan, serta implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan Turba DWP Kemenag Kabupaten Sleman ini, MTsN 9 Sleman berharap dapat terus berbagi praktik baik dan menginspirasi satuan kerja lainnya dalam mengembangkan program-program yang berdampak bagi pendidikan, lingkungan, dan masyarakat. (IM)
