Kepala MTsN 9 Sleman Ikuti Presentasi Komisi pada Hari Kedua Pra Raker Kanwil Kemenag DIY

Kemenag Sleman News (MTsN 9 Sleman) — Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, turut mengikuti kegiatan Pra Rapat Kerja (Pra Raker) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) hari kedua yang diselenggarakan pada Selasa (7/4/2026) bertempat di MAN 1 Yogyakarta. Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada sesi presentasi hasil pembahasan dari masing-masing komisi. Sebanyak tujuh komisi secara bergantian memaparkan program-program kerja yang telah dirumuskan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah di wilayah DIY.

Siti Juwariyah menyimak setiap paparan yang disampaikan. Ia menilai bahwa program-program yang dihasilkan dalam forum Pra Raker ini sangat strategis dan relevan untuk menjawab tantangan pendidikan ke depan, khususnya dalam penguatan kualitas pembelajaran, manajemen madrasah, serta pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. “Forum ini menjadi wadah yang sangat penting untuk menyelaraskan visi dan program kerja antarsatuan pendidikan di bawah Kementerian Agama. Hasil dari masing-masing komisi diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal di madrasah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh peserta dalam menyusun program-program yang inovatif dan solutif. “Program yang disusun oleh masing-masing komisi diharapkan tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan. Kita perlu memastikan bahwa setiap rencana kerja memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan madrasah,” tegas Sidik Pramono.

Kegiatan Pra Raker hari kedua ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Diharapkan, hasil dari Pra Raker ini dapat menjadi landasan kuat dalam pelaksanaan Rapat Kerja Kanwil Kemenag DIY yang akan datang, serta membawa kemajuan bagi dunia pendidikan madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, sinergi dan komitmen yang terbangun selama kegiatan ini diharapkan terus terjaga dalam setiap tahap pelaksanaan program ke depan. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *