Kepala MTsN 9 Sleman Ikuti Pra Raker Kanwil Kemenag DIY, Bahas Digitalisasi Madrasah

Kemenag Sleman News (MTsN 9 Sleman)— Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, mengikuti kegiatan Pra Rapat Kerja (Pra Raker) Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta hari pertama yang dilaksanakan pada Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut bertempat di MAN 1 Yogyakarta dan diikuti oleh para kepala madrasah serta pemangku kepentingan pendidikan madrasah di lingkungan Kemenag DIY.

Dalam kegiatan tersebut, Siti Juwariyah tergabung dalam Komisi 2 yang secara khusus membidangi digitalisasi madrasah. Komisi ini memiliki peran strategis dalam merancang dan mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi guna mendukung kemajuan pendidikan madrasah di era digital. Melalui forum ini, para peserta juga saling bertukar ide dan pengalaman terkait penerapan teknologi dalam proses pembelajaran dan manajemen madrasah.

Adapun fokus pembahasan Komisi 2 meliputi perancangan konten Big Data ALFABETA beserta pengembangannya, optimalisasi program Jogja Madrasah Digital (JMD), serta pemberdayaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui pemanfaatan aplikasi Sipanjatpadi. Ketiga fokus tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan, baik dari sisi manajemen maupun pembelajaran.

Siti Juwariyah menyampaikan bahwa digitalisasi madrasah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan teknologi saat ini. “Melalui forum Pra Raker ini, kami berupaya merumuskan langkah-langkah konkret dalam penguatan digitalisasi madrasah, khususnya melalui pengembangan Big Data ALFABETA dan optimalisasi JMD. Harapannya, seluruh madrasah di DIY dapat semakin adaptif, inovatif, dan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui program PKB yang terintegrasi dengan teknologi. Ia menilai bahwa penguasaan teknologi oleh guru menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital saat ini. “Pemberdayaan PKB melalui aplikasi SipanjatPadi menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan profesionalitas guru secara berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di madrasah,” tambahnya.

Kegiatan Pra Raker ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja ke depan, khususnya dalam mendukung transformasi digital madrasah di lingkungan Kanwil Kemenag DIY. Dengan adanya sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, diharapkan program-program yang dirancang dapat diimplementasikan secara optimal dan berkelanjutan. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha