
Update Matsama (MTsN 9 Sleman)- MTsN 9 Sleman kembali menunjukkan kreativitas luar biasa dalam acara Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Madrasah yang digelar pada Rabu (13/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, penampilan trashion show dari para siswa sukses menghipnotis para pimpinan madrasah yang hadir.
Busana yang ditampilkan bukanlah gaun biasa. Berbagai bahan limbah seperti kantong plastik bekas, botol plastik, hingga plastik bubble wrap disulap menjadi karya busana yang indah, unik, dan bernilai seni tinggi. Dengan penuh percaya diri, para siswa berjalan di atas panggung sambil berlenggak-lenggok anggun memperagakan hasil karya kreatif tersebut.
Sorak kagum dan tepuk tangan dari peserta Rakorpim terus mengiringi setiap penampilan. Para tamu tampak terpukau melihat bagaimana limbah yang sering dianggap tidak berguna mampu diolah menjadi busana menarik dan fashionable. Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen MTsN 9 Sleman sebagai madrasah Adiwiyata tingkat nasional.
Menurut Siti Juwariyah, program Adiwiyata tidak hanya sebatas penghijauan dan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan budaya kreatif dalam memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan bernilai estetika. “Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa sampah tidak selalu berakhir menjadi limbah. Dengan kreativitas dan kepedulian lingkungan, sampah dapat diubah menjadi karya yang luar biasa,” ungkapnya.
Penampilan trashion show tersebut juga menjadi media edukasi bagi seluruh peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Kreativitas siswa MTsN 9 Sleman membuktikan bahwa generasi muda mampu menjadi pelopor perubahan dalam menjaga bumi melalui karya-karya inovatif. Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar untuk lebih peduli terhadap pemanfaatan barang bekas agar memiliki nilai guna dan nilai seni
Acara Rakorpim pun terasa semakin semarak dan berkesan dengan suguhan penampilan tersebut. MTsN 9 Sleman kembali menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan lingkungan, tetapi juga dalam pengembangan kreativitas siswa. Penampilan tersebut mendapat apresiasi positif dari para tamu undangan yang hadir dalam kegiatan Rakorpim. (IM/TN)
