
Update Matsama (MTsN 9 Sleman) – MTs Negeri 9 Sleman menghadirkan konsep menarik dalam pelaksanaan Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-48 dan Haflah At-Tasyakur Li Tahfidzil Qur’an pada Selasa (28/04/2026). Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah penampilan Master of Ceremony (MC) yang menggunakan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.
Peran MC dalam acara tersebut dipercayakan kepada dua siswa MTsN 9 Sleman, yaitu Qhotif dari kelas VIIC dan Khairunnisa dari kelas VIIIB. Keduanya tampil percaya diri membawakan jalannya acara dengan bahasa yang komunikatif, santun, dan menarik. Keduanya juga tetap didampingi oleh Dwi Ari Wahyuni dan Irmayanti selama membawakan acara.
Penggunaan dua bahasa ini tidak hanya menambah kekhidmatan acara, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya lokal di tengah kegiatan formal madrasah. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa utama dalam menyampaikan informasi resmi, sementara Bahasa Jawa digunakan untuk memberikan nuansa kearifan lokal yang khas dan penuh unggah-ungguh.
Penampilan Qhotif dan Khairunnisa mendapatkan apresiasi dari para tamu undangan, guru, serta peserta yang hadir. Keduanya mampu mengatur jalannya acara dengan baik, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dengan pengucapan yang jelas serta penguasaan panggung yang baik. Selain itu, kehadiran MC dari kalangan siswa juga menunjukkan upaya madrasah dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang public speaking.
Dengan konsep MC dua bahasa ini, MTsN 9 Sleman tidak hanya menyuguhkan acara yang tertata rapi, tetapi juga sarat akan nilai edukatif dan budaya. Hal ini semakin memperkuat komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berbudaya. Pendekatan ini sekaligus melatih kemampuan komunikasi siswa dalam konteks global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. (YL)
